13 Agustus 2009

NOORDIN M TOP TERNYATA MASIH HIDUP

Perburuan terhadap Noordin Mohamad Top gencar dilakukan pasukan Detasemen Khusus 88 Antiteror setelah bom kembali mengguncang Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta pada 17 Juli silam. Lelaki asal Malaysia ini gembong teroris yang paling berbahaya di Tanah Air. Hampir di semua tempat publik, polisi menyebar foto-foto Noordin. Jejak "Noordin" sempat muncul di Dukuh Beji, Desa Kedu, Temanggung, Jawa Tengah.

Seorang pria yang diduga Noordin dikepung, dan akhirnya dihabisi. Drama pengepungan rumah milik Muhzari menjadi tontonan yang mengasyikkan bagi masyarakat. Detik demi detik penyergapan bisa disaksikan melalui layar televisi. Ketika gelap mulai turun, berondongan tembakan dari tim Densus 88 yang didatangkan dari Jakarta tak kunjung surut. Setelah dikepung selama 18 jam, pria yang santer disebut-sebut Noordin pun berhasil dilumpuhkan oleh tim Densus 88.

Rumah Muhzari nyaris luluh lantak dihajar ratusan butir peluru. Hanya sesosok mayat lelaki tidak lebih dari satu seperti yang sempat ramai diberitakan, ditemukan di kamar mandi. Mayat Mr X dibawa diterbangkan ke Jakarta. Setidaknya butuh waktu sepekan bagi tim laboratorium forensik Mabes Polri untuk mengungkap identitas Mr X. Dari tes DNA, keluarga Noordin di Malaysia serta Cilacap hasilnya negatif. Artinya, penebar teror maut tersebut masih berkeliaran.

Berdasarkan hasil tes DNA diketahui mayat yang tewas di Temanggung adalah Ibrohim. Lelaki yang akrab disapa Boim direkrut menjadi anggota Jamaah Islamiyah sejak sembilan tahun silam. Pertemuan dengan Noordin diduga terjadi di JI hingga akhirnya terlibat dalam pengaturan pengeboman di Marriott dan Ritz Carlton. Boim juga berencana menjadi "pengantin" bom selanjutnya

Mabes POLRI menunjukkan foto IBROHIM

Kadiv Humas Mabes Polri Nanan Soekarno menunjukkan foto Eko Joko Sarjono yang tewas ditembak di Jatiasih, Bekasi.

Kadiv Humas Mabes Polri Nanan Soekarno menunjukkan foto Air Setiawan yang juga tewas ditembak di Jatiasih, Bekasi.

Kadiv Humas Mabes Polri Nanan Soekarno menunjukkan foto dan sketsa pelaku bom di Hotel JW Marriott Dani Dwi Permana.

Saat tewas, wajah Ibrohim berbeda dengan foto yang beredar. Ibrohim membiarkan wajahnya berkumis dan berjenggot.

Sumber: Liputan6.com

Loading...

0 comments:

Posting Komentar

Komentar tanpa moderasi,dan blog ini Do Follow blog
Silahkan komentar

Download mp3,lirik lagu

online