Tampilkan postingan dengan label Liga champion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga champion. Tampilkan semua postingan

27 April 2011

Liga Champons Eropa MU vs Schalke 27 april 2011



Gelsenkirchen - Manchester United berhasil membawa pulang kemenangan penting di leg pertama semifinal Liga Champions. Pasukan Sir Alex Ferguson menaklukkan tuan rumah Schalke 04 dengan skor 2-0.

Dalam pertandingan di Veltins-Arena, Rabu (27/4/2011) dinihari WIB, MU benar-benar dibuat frustrasi oleh aksi gemilang Manuel Neuer pada babak pertama. Alhasil, tak ada gol yang bisa mereka buat hingga turun minum.

Pada babak kedua, 'Setan Merah' tak mengendurkan intensitas serangannya. Usaha keras mereka membuahkan hasil setelah gawang Neuer dua kali jebol berkat gol Ryan Giggs dan Wayne Rooney.

Kemenangan 2-0 ini membuat peluang MU untuk lolos ke final terbuka lebar. Pada pertemuan kedua yang akan dihelat pada 4 Mei mendatang di Old Trafford, mereka cuma butuh hasil imbang. Kalah dengan selisih satu gol pun masih meloloskan mereka ke partai puncak.

Jalannya pertandingan

Tim tuan rumah langsung menebar ancaman pada menit pertama. Sepakan keras Alexander Baumjohann dari luar kotak penalti masih tepat mengarah ke pelukan Edwin Van der Sar.

MU membalas dua menit kemudian. Tembakan melengkung Wayne Rooney membuat Manuel Neuer harus terbang untuk menyelamatkan gawangnya.

Neuer kembali melakukan penyelamatan gemilang pada menit keenam. Tendangan keras Park Ji-sung dari dalam kotak penalti mampu dimentahkannya.

Peluang kembali tercipta pada menit kesembilan, kali ini milik Schalke. Akselerasi Jefferson Farfan di sayap kanan diakhiri dengan tembakan yang masih melebar.

'Setan Merah' nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-16. Menerima umpan terobosan Park, Javier 'Chicharito' Hernandez lolos dari jebakan offside dan langsung berhadapan dengan Neuer. Sekali lagi, Neuer menunjukkan kelasnya dengan menghalau tembakan Chicharito.

Neuer sepertinya harus bekerja keras pada babak pertama. Pada menit ke-28, sundulan Ryan Giggs dari jarak dekat masih bisa digagalkannya lewat sebuah refleks yang luar biasa.

Ujian untuk Neuer kembali datang pada menit ke-36. Sepakan Chicharito dari dalam kotak penalti lagi-lagi bisa ditepisnya. Bola rebound yang disambut dengan tendangan voli oleh Giggs juga tak mengarah ke gawang.

Jelang babak pertama berakhir, Neuer sekali lagi unjuk kebolehan. Dalam duel satu lawan satu, kiper nomor satu Jerman ini menggagalkan tembakan Giggs. Babak pertama berakhir tanpa terciptanya gol.

Babak kedua dimulai dengan tekanan dari MU. Berawal dari tendangan bebas Giggs, sundulan Patrice Evra bisa ditepis keluar lapangan oleh Neuer.

Semenit kemudian, Giggs membuang kesempatan emas. Meski sudah berhasil mengecoh dua bek lawan, tembakannya dari dalam kotak penalti masih melebar.

Schalke mencoba menekan pada menit ke-52. Dari sebuah kemelut di kotak penalti MU, tendangan voli Jose Jurado tak mengarah ke gawang.

The Royal Blues makin berani menyerang pada pertengahan babak kedua. Sebuah tendangan jarak jauh yang dilepaskan Edu masih bisa dijinakkan oleh Van der Sar.

Keperkasaan Neuer di bawah mistar akhirnya runtuh juga pada menit ke-67. Berawal dari umpan terobosan Rooney, Giggs menusuk ke kotak penalti dan menempatkan bola di antara kaki Neuer. Schalke 0, MU 1.

Dua menit kemudian, Rooney menggandakan keunggulan tim tamu. Umpan Chicharito dituntaskan dengan sempurna oleh striker timnas Inggris ini untuk membawa MU unggul 2-0.

Schalke berusaha menipiskan ketinggalan. Pada menit ke-76, tendangan bebas Farfan masih sedikit melenceng.

Hingga laga berakhir, tak ada lagi gol tercipta. MU menang 2-0.

Susunan pemain:
SCHALKE: Neuer, Uchida, Matip, Metzelder, Sarpei (Sergio 73'), Farfan, Papadopoulos, Jurado (Draxler 83'), Baumjohann (Kluge 53'), Raul, Edu

MANCHESTER UNITED: Van der Sar, Fabio Da Silva, Ferdinand, Vidic, Evra, Valencia, Carrick, Giggs, Park (Scholes 73'), Rooney (Nani 83'), Hernandez (Anderson 73')

21 April 2011

Liga champions Asia:Shandong Luneng vs Arema Indonesia 20 april 2011


Dalam laga lanjutan liga champions asia Arema Indonesia menjadi tamu di kandang Shandong Luneng (Shandong Sports Center)China pada hari rabu 20 april 2011.Arema Indonesia yang bermain tanpa beberapa pemain intinya seperti Esteban, Noh Alam Shah, Kurnia Meiga mencoba untuk mengimbangi permainan terbuka dari Shandong Luneng.


Shandong Luneng tampil dengan percaya diri tinggi. Tim besutan Branko Ivanovic itu terus menyerang pertahanan Singo Edan sepanjang 45 menit babak pertama.

Memasuki menit ke-11, pasukan Shandong Luneng memiliki peluang emas lewat tandukan usai memanfaatkan tendangan bebas. Beruntung Aji Saka berada dalam posisi yang tepat.

Selang dua menit berlalu, Shandong Luneng kembali mengancam jala Arema lewat tenmbakan spekulasi dari luar kotak penalti, namun lagi-lagi performa apik Aji Saka menjaga keperawanan gawang Arema.

Tampil minus sejumlah pilar utamanya, serangan Singo Edan bertumpu pada duo Ahmad Bustomi dan Yongki Ariwibowo di sektor depan. Keduanya mengandalkan counter attack untuk mencuri gol di kandang lawan.

Taktik ini nyaris membuahkan hasil, pergerakan impresif Zulkifli Syukur di tepi lapangan nyaris berbuah gol ketika ia mengirim bola langsung ke jantung pertahanan lawan, sayang umpan itu tak mampu dituntaskan dengan baik oleh Yongki.

Menit ke-23, Yongki kembali memiliki peluang membuka keunggulan Arema lewat tembakan spekulasi yang dilepaskannya dari luar kotak penalti, namun bola masih melayang dia ast mistar gawang.

Ditengah upaya membangun serangan, gawang Arema justru kebobolan lewat Deng Zhuo Xiang di menit ke-25. Gol ini terjadi usai memanfaatkan bola liar di area pertahanan Arema, Shandong Luneng unggul 1-0.

Selang tiga menit berlalu Shandong berpeluang memperbesar keunggulannya melalui aksi Lu seng yang menggiring bola dari tengah lapangan. Namun, berkat kesigapan Zulkifli, gawang Singo Edan dapat terjaga.

Menjelang jeda turun minum, tembok kokoh Arema akhirnya kembali terkoyak lewat sontekan tumit legiun asing Shandong, Manuel di menit ke-44. Gol ini sekaligus menutup babak pertama.

Memasuki interval kedua, Arema coba meningkatkan tempo permainannya. Mannuver Roman Chamelo di tepi lapangan nyaris memperkecil kekalahan Arema jika sepakannya tidak melayang di atas gawang Shandong Luneng.

Selang dua menit berlalu giliran Yongki Ariwibowo yang mengancam pertahanan Shandong Luneng. Namun, kecepatan Yongki justru membuatnya masuk dalam perangkap off-side yang diterapkan tim lawan.

Berbeda dengan babak pertama, tim wakil China, Shandong Luneng justru mengubah pola permainannya. Tim besutan Branko Ivanovic itu terlihat ingin mempertahankan keunggulan dua gol dengan memperagakan pola serangan balik.

Meski demikian pola permainan itu ampuh menjaga kemenangan mereka atas Arema. Bahkan ditengah gempuran yang dilakukan Arema, wakil China itu kembali mampu mengoyak jala Aji Saka di menit ke-69.

Adalah Pan Deng, pemain bernomor punggung 9 yang menambah keunggulan Shandong Luneng menjadi 3-0.

Memasuki menit akhir, kedigdayaan Shandong Luneng begitu kentara, kondisi itu terlihat ketika gawang Aji Saka kembali terkoyak sebanyak dua kali. Dua gol ini sekaligus menutup pertandingan dengan skor 5-0.

Kekalahan ini sekaligus menjadi akhir dari perjalanan Arema di LCA . Karena hingga pertandingan keempat ini mereka masih terjebak di dasar klasemen dengan torehan satu poin.

Dari Hasil ini Arema Indonesia terpaksa harus angkat koper dulu dari gelaran Liga Champion Asia karena dalam pertandingan hanya mampu meraih 1 poin.

15 April 2011

Empat tim yang lolos semifinal Liga Champions Eropa 2011



Manchester United sudah dipastikan lolos ke semifinal liga champions setelah mengalahkan chelsea pada leg 2  di stadion Old Trafford dengan skor 2-1 agregat 3-1.MU akan bertemu dengan Schalke yang mampu mencukur Inter Milan dengan agregat 7-3.
Barca dipastikan lolos semifinal setelah mengkandaskan Shakhtar Donetsk dan siap bertemu dengan rival abadinya Real Madrid.
Real Madrid sendiri mampu mengalahkan Spurs
Download video pertandingan Shaktar Donetsk vs Barca
Download video pertandingan Tottenham Hotspurs vs Real Madrid
Download video pertandingan Schalke vs Inter Milan
Download video pertandingan MU vs Chelsea

13 April 2011

Liga Champions Eropa MU vs Chelsea 13 april 2011

liga-champions-eropa-mu-vs-chelsea

Manchester - Manchester United berhak melangkah ke semifinal Liga Champions usai menekuk Chelsea 2-1 di mana Chelsea menyudahi laga dengan 10 pemain. MU pun unggul 3-1 secara agregat.

Memainkan duel leg 2 perempatfinal di kandang sendiri, Old Trafford, Rabu (13/4/2011) dinihari WIB, MU unggul terlebih dahulu lewat gol Javier 'Chicharito' Hernandez di penghujung babak pertama.

Chelsea yang kehilangan Ramires yang diusir wasit di menit 71 sebenarnya sempat menyamakan skor lewat gol Didier Drogba. Tetapi gol Park Ji Sung mengunci kemenangan 'Setan Merah' jadi 2-1.

Dengan hasil ini, MU pun berhak untuk melaju ke semifinal berkat keunggulan agregat 3-1 karena di leg 1 Wayne Rooney dkk menang 1-0. Di sana, MU akan berjumpa Inter Milan atau Schalke 04.

Jalannya pertandingan
Kedua tim mencoba bermain dalam tempo cepat sejak menit pertama. Fernando Torres membuka peluang Chelsea di menit 12, tetapi tandukannya menyambut umpan Nicolas Anelka masih melebar.

Dua menit berselang, giliran Anelka yang mengancam, tetapi sepakan yang dilepaskan striker Prancis itu sedikit dari luar kotak penalti masih belum menemui sasarannya.

MU memperoleh peluang yang cukup apik lewat tendangan voli Rooney dari jarak 35 meter di menit 15. Namun bola bisa dikuasai kiper Chelsea, Petr Cech, dengan baik.

Pada menit 27, MU sebenarnya bisa menyarangkan gol ke gawang Cech lewat tandukan Chicharito menyambut umpan silang Rooney. Tetapi wasit menganulirnya karena Chicharito sudah off-side.

Tiga menit kemudian, Chelsea sudah sangat dekat dengan gol pembuka. Kali ini, Anelka lolos di sisi kiri lapangan MU dan kiper MU Edwin van der Sar dipaksa keluar sarang untuk merebut bola dari kaki Anelka dan menyapunya.

MU akhirnya memecah kebuntuan di menit 43. Berawal dari umpan 1-2 Ryan Giggs dengan John O'Shea di sayap kanan, Giggs lolos ke kotak penalti Chelsea dan melepas umpan silang yang disontek Chicharito jadi gol. MU 1, Chelsea 0.

Di awal babak kedua, Chelsea yang tertinggal berusaha meningkatkan level permainan. Di menit 50, Frank Lampard mencoba melepas tendangan jarak jauh, tetapi arahnya melebar.

Dua menit setelah peluang Lampard, giliran Florent Malouda yang mengarahkan si kulit bundar ke arah yang sama, di kanan gawang, dengan tendangan kaki kirinya.

Masuknya Didier Drogba membuat pertahanan MU sedikit kerepotan. Pada menit 57, Drogba menguasai bola di kotak penalti MU, berbalik badang dan menembak! Melebar dari gawang Van Der Sar.

Tepat saat marka waktu pertandingan menyentuh angka satu jam, Drogba kembali memperoleh peluang emas dari bola mati. Tapi kali ini tendangan bebas Drogba bisa ditepis Van Der Sar dengan jitu.

MU bukannya tanpa peluang. Pada menit 68, Nani melepas tembakan tepat dari luar kotak penalti tetapi Cech dengan sigap menjatuhkan badan ke kiri untuk menepisnya.

Bencana bagi Chelsea! Tim London barat itu harus bermain dengan 10 orang sejak menit 71 ketika Ramires memperoleh kartu kuning kedua setelah melanggar Nani dari belakang.

Tetapi Chelsea tak mudah menyerah. Drogba yang menguasai bola dengan dikawal Patrice Evra berbalik badan lagi dan kali ini tembakannya bisa dipeluk Van Der Sar.

Chelsea menyalakan harapan untuk menang dan lolos ketika tendangan kaki kanan Drogba dari dalam kotak penalti sukses menggetarkan jala Van Der Sar. MU 1, Chelsea 1 dan agregat masih 2-1 buat MU.

Tapi tak sampai semenit, MU kembali unggul lewat gol Park. Menerima umpan panjang dari Giggs, tendangan kaki kiri pemain Korea Selatan itu tak mampu dicegah Cech masuk ke gawangnya.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, keunggulan 2-1 MU bertahan dan juara tahun 2008 itu pun berhak ke empat besar.

Susunan pemain
MU: Van der Sar, O'Shea, Ferdinand, Vidic, Evra, Nani (Valencia 75), Carrick, Giggs, Park, Rooney, Hernandez

Chelsea: Cech, Ivanovic, Terry, Alex (Ferreira 82), Cole, Ramires, Lampard, Essien, Malouda, Anelka (Kalou 61), Torres (Drogba 46)

05 April 2011

Jelang babak perempat final liga Champions Inter Milan vs Schalke 04




Milan - Kekalahan atas AC Milan menunjukkan satu kelemahan terbesar Inter Milan di sepanjang musim ini: lini belakang. Jika tak segera diperbaiki, Nerazzurri layak waspada saat menjamu Schalke 04 di Liga Champions.

Adalah cedera yang mendera Walter Samuel yang menjadi awal rapuhnya pertahanan Inter di musim ini. Padahal duet Samuel dan Lucio musim lalu merupakan salah satu kunci sukses La Beneamata menyudahi kompetisi dengan membawa pulang tiga gelar juara.

Inter kemudian mendapatkan Andrea Ranocchia yang diboyong dari Genoa. Meski dianggap punya potensi dan tampil bagus di beberapa laga, Ranocchia belum punya banyak pengalaman dan masih harus banyak belajar jika menghadapi laga-laga besar.

Lihatlah bagaimana kecepatan pemain Milan berhasil memporak-porandakan pertahanan Inter dalam laga Derby Della Madonnia akhir pekan kemarin. Meski akhirnya menang atas Bayern Munich di babak 16 besar Liga Champions, lini pertahanan Inter juga beberapa kali terlihat rapuh.

"Ranocchia bekerja dengan baik tahun ini, dia sudah mengambil langkah besar sejak Januari. Dia punya masa depan besar di Inter dan di timnas Italia. Pertandingan menghadapi Milan adalah tes kematangan dirinya dan dia melakukannya dengan baik," sahut Leonardo di Sport ndtv.

Bukti betapap buruknya pertahanan Inter adalah status mereka sebagai tim dengan jumlah kebobolan terbanyak di antara delapan tim tersisa di babak perempatfinal ini. Sejak periode fase grup, Nerazzurri sudah kebobolan 14 kali. Bandingkan dengan Schalke yang baru kebobolan lima kali.

Inter sejauh ini juga sudah menelan lima kekalahan: atas Bayern Munich di kandang sendiri serta takluk dalam lawatan ke Tottenhan Hotspur dan Werder Bremen. Sementara The Royal Blues baru sekali tumbang, saat melawat ke Olimpique Lyon.


sumber:detiksport

Jelang babak perempat final liga Champions Real Madrid vs Tottenham Hotspur



Madrid - Jose Mourinho acap mengirim psy-war berisikan cibiran-cibiran untuk para rivalnya. Tak demikian saat berhadapan dengan Harry Redknapp yang ia sebut sebagai teman.

Menjelang duel leg I babak perempatfinal Liga Champions antara Real Madrid kontra Tottenham Hotspur, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB, tidak ada kata-kata buruk yang dilontarkan Mourinho ke arah Redknapp.

"Ia adalah temanku, dan teman selalu mengatakan hal-hal baik satu sama lain. Aku mengatakan hal baik tentangnya dan ia pun begitu. Seperti itulah hidup," ujar Mourinho di Sky Sports.

Untuk sang entrenador Madrid, Redknapp yang kini duduk di kursi manajer Spurs adalah sosok yang cukup familiar, setidaknya cukup buat Mourinho untuk melayangkan pujian tinggi.

"Saat aku ada di Inggris ia tidak menangani tim yang punya kemungkinan mencapai ambisi semacam ini. Akhirnya setelah pekerjaan bagus yang ia lakukan, ia datang ke Tottenham, yang memiliki sumber daya untuk membangun tim bagus."

"Aku amat sangat senang (untuknya). Aku harap, dan aku katakan ini dari lubuk hati terdalam, jika aku tidak sampai final, semoga ia bisa melakukannya," harap Mourinho.

Pujian si pria Portugal tidak berhenti sampai situ. Mourinho bahkan mengajukan nama Redknapp sebagai sosok yang tepat untuk membawa sukses sampai level tim nasional.

"Ia adalah seorang manajer yang bagus untuk tim apa pun, termasuk timnas. Aku pikir tidak ada batas untuknya. Berilah sebuah tim untuknya, sebuah timnas, dan ia akan siap menjawab tantangan," lugas Mourinho.


sumber:detiksport

17 Maret 2011

Liga Champions Asia : Arema Indonesia vs Jeonbuk Hyundai Motors Korea skor 0-4

liga champions asia arema indonesia vs jeonbuk hyundai motors korea 16 maret 2011
Arema Indonesia harus mengakui kehebatan lawannya setelah takluk 0-4 dari tamunya Jeonbuk Hyundai Motors dari korea.Setelah pada laga pertama yang lalu arema di kalahkan tim dari Jepang Cerezo Osaka di Jepang kali ini ti Singo Edan harus kembali menelan pil pahit ketatnya persaingan di grup G.Saat ini posisi Arema berada di dasar klasemen dengan nilai 0 poin.

Bermain di depan publik sendiri di stadion Kanjuruhan Malang pada hari rabu 16 maret 2011.Jeonbuk membuka skor di menit ke-23, Aksi individu Lee Sung Hyun mampu menembus pertahanan Arema, memberikan umpan silang ke arah gawang. Kim Ji Woong menyambut di areal kotak pinalti dan lantas membuat sepakan yang tak mampu ditahan kiper Arema Kurnia Mega.

Di babak kedua Jeonbuk tampaknya telah mengetahui kelemahan tim tuan rumah. Di menit ke 78, Huang Bowen berhasil menggandakan keunggulan lewat tandukannya usai meneruskan umpan Lim Yoo Hwan.

Selang tiga menit kemudian, Arema kembali kebobolan. Luiz Henrique mampu menembus barisan belakang Arema dijaga ketat Purwaka Yudhi serta Leonard Tupamahu, langsung menyodorkan bola ke mulut gawang.

Enam berjalan, Kurnia Meiga dipaksa memungut bola di gawangnya sendiri untuk kali keempat usai Henrique mencetak gol keduanya. Skor menjadi 0-4 hingga babak
kedua berakhir.

Kekalahan telak menimpa timnya disikapi pelatih Miroslav Janu sebagai kekurangan dari anak asuhnya. "Kita belum beruntung kali ini," tutur Janu singkat seusai pertandingan.

Meski kalah Arema memiliki sejumlah peluang. Salah satunya dari Amirudin yang melepas sepakan keras di menit 28 setelah menyambut umpan silang dari Zulkifli dari sisi kiri kiper Jeonbuk.

Atas buruknya permainan Arema, Janu enggan mengaitkannya dengan hal non teknis. Seperti diketahui, tim asal Malang ini tengah mengalami kesulitan dalam membayar gaji para pemainnya.

"Jangan bawa masalah manajemen untuk alasan kekalahan ini," pinta pelatih kebangsaan Republik Ceko itu.

Sementara Pelatih Jeonbuk Choi Kang Hee mengatakan timnya tidak mudah memperoleh kemenangan. "Setelah 60 menit kita baru tahu kelemahan lawan. Ini kemenangan yang sulit kami raih," katanya.


Susunan Pemain ;

Arema Indonesia : Kurnia Meiga, Purwaka Yudi (Waluyo 802), Zulkifli Syukur, M. Ridhuan, Benny Wahyudi, Roman Chmelo, Ahmad Amruddin (Sunarto 642), Esteban Guillen, Ahmad Bustomi, Yongki Aribowo (Noh Alam Shah 462), Leonard Tupamahu

Jeonbuk Hyundai Motors : Kim Min Sik , Sim Woo Yeon ,Jim Kyung Sun, Jeong Shung-hoon (Jung Hoon 602), Luiz Henrique, Choi Tae-Uk, Lim You Hwan, Huang Bowen, Krunoslav Lovrek, Ha Sung-Min (Jeon Kwang-Hwang 74), Kim Ji Woong (Xiaoting Feng 452)

16 Maret 2011

Jelang piala AFC 2011 Persipura Jayapura vs East Bengal

liga-champions-asia-afc-cup-2011
Lanjutan Liga champions Asia akan kembali di gelar sore nanti.
Persipura Jayapura akan menghadapi pertandingan kedua di ajang AFC Cup 2011 (Piala AFC 2011) menghadapi wakil India, East Bengal, sore nanti (16 Maret 2011). Sayang dalam pertandingan yang semestinya berlangsung di kandang ini, Persipura tidak bisa menggunakan kandang aslinya, Stadion Mandala Jayapura, dan harus menjalankan pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada pertandingan pertama kedua tim bermain imbang melawan lawan-lawannya. Persipura menahan imbang tuan rumah South China (Hongkong) 1-1, sedangkan East Bengal hanya mampu bermain imbang 4-4 dengan tamunya Chonburi FC (Thailand). Hasil pertandingan pertama tersebut membuat semua tim yang tergabung di Grup H AFC Cup 2011 memiliki poin satu.

Dalam pertandingan ini Persipura dapat kembali diperkuat oleh striker Titus Bonai yang sebelumnya dicoret dari timnas U-23 Indonesia karena masalah kedisiplinan. Pencetak gol satu-satunya bagi Indonesia ke gawang Turkmenistan di ajang pra Olimpiade 2012 ini terlihat ikut berlatih bersama rekan-rekannya dalam latihan resmi ujicoba lapangan kemarin pagi. Hadirnya Titus Bonai akan menambah kekuatan lini depan Persipura yang sudah dihuni oleh pencetak gol terbanyak sementara Liga Super Indonesia, Boas Salossa.

Boas yang di pertandingan pertama berhasil mencetak gol akan kembali menjadi andalan Persipura untuk membobol gawang East Bengal. Di lini depan ini pelatih Persipura Jacksen F Tiago memiliki banyak pilihan. Selain kembalinya Titus Bonai, Persipura juga masih memiliki Rahmat Rivai dan Lukas Mandowen .

Yang patut dibenahi Persipura adalah lini belakang mereka. Bhio Paulin yang dipertandingan pertama sudah mendapat kartu kuning harus berhati-hati apabila tetap ingin bermain membela Persipura di pertandingan ketiga melawan Chonburi FC pertengahan April mendatang. Faktor non teknis dengan gagalnya bermain di Stadion Mandala yang mengakibatkan dukungan tidak akan semarak ketika bertanding di kandang aslinya harus mampu ditepikan untuk memperoleh kemenangan dalam pertandingan ini.

Lini Depan East Bengal Tajam

Lini depan menjadi kekuatan utama East Bengal, tengok saja ketika melawan Chonburi mereka berhasil mencetak empat gol meski juga kebobolan empat gol pula. Salah satu penyerang East Bengal yang sangat berbahaya adalah Tolgay Ozbey, penyerang bernomor punggung 20 ini menyumbangkan dua gol ketika berhadapan dengan Chonburi. Tolgay merupakan pemain Australia keturunan Turki.


Sebelum merumput bersama East Bengal, Tolgay bermain untuk Blacktown City FC yang berkompetisi di Liga Premier New South Wales (NSW). Liga Premier NSW merupakan kompetisi yang levelnya berada satu tingkat di bawah A League dalam lingkup Australia meski tidak berada dalam satu payung bersama A League. Raihan gol Tolgay Ozbey ketika membawa Blacktown City menjuarai Liga Premier NSW sangat bagus yaitu mencetak 23 gol dari 20 pertandingan.

Selain Tolgay, East Bengal juga mempunyai striker tangguh lainnya yang saat ini menjadi tandem Tolgay yaitu Robin Singh. Striker berusia 20 tahun ini merupakan anggota skuad India U-23 meski baru bermain satu kali. Masih ada juga nama seperti striker asal Brasil Alexandro Leko da Silva Santos yang musim lalu bermain untuk Citizen AA (Hongkong) dan kini menghuni jajaran pemain depan East Bengal.

East Bengal juga masih mempunyai dua pemain asing asal Nigeria yaitu Uga Okpara yang bermain di posisi bek serta Penn Ikechukwu Orji yang berposisi sebagai gelandang. Khusus untuk Okpara, dia adalah pemain nasional sepakbola pantai Nigeria sejak tahun 2004. Para pemain East Bengal kebanyakan masih berusia muda sehingga yang tercatat sebagai pemain nasional India saat ini hanyalah pemain sayap kanan, Syed Rahim Nabi.

Pertandingan antara Persipura melawan East Bengal dipastikan akan berjalan seru dan mengandalkan strategi menyerang yang menjadi ciri khas kedua tim. Pertandingan ini rencananya akan disiarkan secara langsung oleh Global TV mulai pukul 15.30 WIB, atau kick off muali pukul 16.00 WIB kalau sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam situs resmi AFC.

Prakiraan Susunan Pemain ;

Persipura : Yoo Jae Hoon (GK) ; Hamka Hamzah, Bhio Paulin, Victor Igbonefo, Ortizan Salossa, Gerald Pangkaly ; Imanuel Wanggai, Ian Louis Kabes, Zah Rahan ; Boas Salossa, Titus Bonay

East Bengal : Nandi Sandip (GK) ; Thockchom Naoba Singh, Gurwinder Singh, Uga Okpara, Saumik Dey ; Sanju Pradhan, Mehtab Hossain, Syed Rahim Nabi, Penn Ikechukwu Orji ; Alexandro Leko ; Tolgay Ozbey

sumber : http://www.bicarabola.com/2011/03/16/persipura-vs-east-bengal-saling-serang/

Jelang piala afc 2011 Arema Indonesia vs Jeonbuk Hyundai Motors

liga-champions-asia-piala-afc-2011

Arema FC yang memakai nama Arema Indonesia di ajang Liga Champions AFC 2011 (AFC Champions League 2011) harus menghadapi cobaan berat ketika berlaga di pertandingan kedua menghadapi Jeonbuk Hyundai Motors (Korea Selatan) sore (Rabu, 16 Maret 2011) nanti. Selain tim yang dihadapi merupakan tim kuat, persiapan Arema menghadapi Jeonbuk sedikit terganggu permasalahan keterlambatan pembayaran gaji pemain yang membuat beberapa pemain mengancam mogok dalam pertandingan ini.

Permasalahan krisis keuangan di tubuh internal Arema memang bisa diselesaikan sementara dengan pembayaran satu bulan gaji dari tiga bulan gaji yang tertunda dan adanya perjanjian dalam pertemuan antara pemain dengan pengurus Arema. Meski demikian pengaruh kisruh internal ini sedikit banyak akan mempengaruhi mental para pemain Arema. Beruntung, Arema dalam pertandingan ini bermain di Stadion Kanjuruhan Malang, dan dapat dipastikan pendukung setia mereka, Aremania, akan memenuhi stadion untuk membakar semangat para pemain pujaannya.

Dalam komentar yang dikutip dari situs resmi AFC, pelatih Arema, Miroslav Janu, mengaku tidak punya ide mengenai siapa pemain yang akan diturunkan dalam pertandingan ini. Namun seiring dengan adanya pertemuan antara pemain dan manajemen Arema, Janu tentu bisa memainkan semua pemain terbaiknya dalam pertandingan ini. Noh Alam Shah dan M. Ridhuan, dua legiun asing asal Singapura yang sempat menolak bertanding kemungkinan besar akan tetap menjadi andalan Arema dalam pertandingan ini.

Kembalinya beberapa pemain yang memperkuat timnas U-23 Indonesia ketika menghadapi Turkmenistan di ajang pra kualifikasi Olimpiade London 2012 semakin menambah kekuatan Arema. Di bawah mistar, Kurnia Meiga kemungkinan besar akan menjadi pilihan utama Janu. Di lini belakang Janu akan kembali mengandalkan para pemain lokal yang juga punggawa timnas Indonesia yang mampu menyulitkan Cerezo Osaka mencetak gol di pertandingan pertama.

Di lini tengah, Achmad Bustomi dan Esteban Guillen akan kembali menjadi tembok pertahanan pertama ketika diserang sekaligus menjadi pengatur serangan Arema. Lini depan Arema sendiri bertambah kuat dengan kembalinya Yongki Aribowo, namun sepertinya Janu akan tetap mengandalkan Roman Chmelo dan Noh Alam Shah yang mencetak gol ke gawang Cerezo Osaka melalui eksekusi penalti.

Jeonbuk Tak Bawa Enam Pemain Inti


Jeonbuk dikabarkan tidak membawa enam pemain intinya untuk menghadapi Arema di pertandingan kedua Liga Champions AFC 2011. Salah satu yang tidak dibawa adalah striker gaek yang pernah membela klub Middlesbrough, Lee Dong Gook. Meski demikian walau bermaterikan pemain-pemain lapis kedua, klub yang menempati peringkat ketiga K-League 2010 ini tetaplah tim yang kuat.

Tahun lalu ketika menghadapi wakil Indonesia lainnya di ajang yang sama Liga Champions AFC, Persipura Jayapura, tim yang dibesut mantan pelatih timnas Korea Selatan di tahun 2003-2004, Choi Kang Hee, ini juga tidak membawa beberapa pemain intinya termasuk Lee Dong Gook. Namun hasilnya meski bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Persipura kala itu takluk 1-4. Bahkan ketika bermain di kandang Jeonbuk, Persipura dicukur delapan gol tanpa balas.

Tanpa Lee Dong Gook, Jeonbuk masih memiliki Kruno Lovrek yang mencetak hattrick ketika melawan Persipura di Stadion GBK tahun lalu. Sama halnya ketika melawan Persipura, satu lagi pemain asing yang dibawa Jeonbuk adalah Luiz Henrique, gelandang sayap asal Brasil. Kedua pemain ini patut diwaspadai para pemain Arema, selain unggul kualitas permainan mereka juga unggul pengalaman bertanding.

Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi RCTI, kick off sendiri akan dimulai pada pukul 15.30 WIB. Mampukah para pemain Arema melupakan krisis internal mereka sekaligus menghadang Jeonbuk yang menundukkan Shandong Luneng 1-0 di pertandingan pertama?

Prakiraan Susunan Pemain ;

Arema FC : Kurnia Meiga (GK) ; Zulkifli Syukur, Benny Wahyudi, Purwaka Yudi, Waluyo ; M. Ridwan, Ahmad Amiruddin, Ahmad Bustomi, Esteban Guillen ; Roman Chmelo ; Noh Alam Shah

Jeonbuk Hyundai : Sim Woo Hyeon, Kim Sang Sik, Choi Chuk Soon, Park Won Jae ; Luiz Henrique, Kang Seung Jo, Lee Sung Hyun, Jung Hoon, Lim You Hwan ; Kim Dong Chan


sumber : http://www.bicarabola.com/2011/03/16/arema-vs-jeonbuk-hyundai-cobaan-berat/

Liga Champions Bayern Munich vs Inter Milan skor 2-3 meloloskan Nerazurri ke delapan besar


intermilan-liga-champions-perempat-final-2011

Munich
 - Inter Milan secara dramatis memastikan lolos ke babak perempatfinal Liga Champions. Sempat saling susul keunggulan, Nerazzuri menundukkan Bayern Munich dengan skor 3-2.

Dalam laga yang dilangsungkan di Allianz Arena, Rabu (16/3/2011) dinihari WIB, Inter lebih dulu unggul melalui Samuel Eto'o di menit empat. Namun saat turun minum mereka tertinggal 2-1 menyusul gol balasan yang dibuat Mario Gomez di menit 21 dan Thoms Muller 10 menit berselang.

Inter ternyata tak pantang menyerah meski dalam posisi tertinggal. Gol Wesyley Sneijder yang mengubah skor menjadi 2-2 di menit 63 menghidupkan kembali harapan Inter untuk lolos.

Dan hanya dua menit sebelum waktu normal berakhir Goran Pandev kembali menjebol gawang FC Hollywood untuk memberi Inter kemenangan 3-2.

Hasil ini membuat kedua tim memiliki agregat sama 3-3, setelah pada leg pertama Bayern menang 1-0. Namun tiket ke babak perempatfinal berhak jadi milik anak didik Leonardo karena mereka unggul dalam produktivitas gol tandang.

Susunan Pemain
Bayern Munich: Thomas Kraft, Breno (Toni Kroos '90), Daniel van Buyten (Holger Badstuber '70), Danijel Pranjic, Philipp Lahm, Luis Gustavo Dias, Bastian Schweinsteiger, Franck Ribéry, Arjen Robben (Hamit Altintop '68), Mario Gomez, Thomas Müller

Inter Milan: Júlio César, Andrea Ranocchia, Lúcio, Cristian Chivu (Yuto Nagatomo '87), Maicon, Esteban Cambiasso, Thiago Motta, Dejan Stankovic (Philippe Coutinho '51), Samuel Eto'o, Goran Pandev (Houssine Kharja '90), Wesley Sneijder


sumber : detiksport

10 Maret 2011

AC Milan di kandaskan Tottenham Hotspur dalam Liga Champion Eropa



London
 - AC Milan harus tersungkur di tangan Tottenham Hotspur di fase perdelapanfinal Liga Champions. Meski masuk kotak, striker Milan Zlatan Ibrahimovic mengklaim kubunya lebih baik.

Hasil imbang 0-0 di leg kedua perdelapanfinal di White Hart Lane, Kamis (10/3/2011) dinihari WIB, praktis memupus asa Milan. Kemenangan 1-0 Spurs di Milan membuat The Lilywhites melaju.

Peluang Milan untuk bisa membalikkan skor sebenarnya cukup terbuka. Rossoneri lebih mendominasi penguasaan bola dan lebih banyak mengkreasikan peluang, tetapi gol yang ditunggu tidak kunjung tiba.

"Kami bermain baik, tetapi kami tidak bisa mencetak gol. Itulah satu-satunya yang kurang dari kami malam ini," komentar Ibrahimovic seperti yang dikutip Football Italia.

Ibra berkesimpulan, timnya tampil lebih baik ketimbang Spurs dalam dua laga. Klaim yang tidak berlebihan mengingat di Milan pun Rossoneri cuma kebobolan lewat sebuah serangan balik. Tetapi, efektivitas Spurs menjadi penentu keunggulan mereka. 

"Dalam dua leg, Tottenham cuma punya satu shot on goal dan bisa mencetak gol. Tim yang terbaik tidak selalu menang," tambah striker berkebangsaan Swedia itu.

"Saya puas dengan penampilan saya dan semua orang di tim ini bermain baik. Saya mencoba mencetak gol, tetapi bolanya tetap tidak mau melewati garis gawang," imbuh Ibra.

"Memalukan kami harus tersingkir di Liga Champions, tetapi kami masih bisa fokus di scudetto (Seri A) dan Coppa Italia," pungkasnya.

sumber : detiksport

09 Maret 2011

Barca di pastikan lolos perempat final liga champion eropa usai menekuk Arsenal 3-1 di Nou Camp

barca-lolos perempatfinal-liga-champion-eropa
Barcelona - Barcelona meraih tiket perempatfinal Liga Champions usai mengalahkan Arsenal 3-1. Tidak cuma unggul 4-3 dalam agregat, Barca juga meraihnya melalui dominasi total.

Bertarung di bawah dukungan 90 ribu-an penonton yang mayoritas adalah suporternya di Stadion Camp Nou, Rabu (9/3/2011) dinihari WIB, Barcelona menguasai ball possesion dengan 70 persen berbanding 30 persen milik Arsenal.

Barca unggul lebih dulu berkat gol Lionel Messi, tetapi Arsenal menyamakan skor lewat gol bunuh diri Sergio Busquets. Akan tetapi, Arsenal kemudian kehilangan Robin van Persie yang dikartu merah wasit.

Keunggulan jumlah pemain sukses dimanfaatkan Barca dengan sempurna. Tim arahan Josep Guardiola itu kemudian mencetak dua gol tambahan lewat upaya Xavi Hernandez dan Messi lagi.

Walau di laga pertama Arsenal unggul 2-1, tetapi skor 3-1 di leg kedua ini membuat Barca lolos dengan keunggulan agregat 4-3 dan berhak memesan satu tempat di 8 Besar.

Jalannya pertandingan
Barcelona memegang kendali permainan sejak menit pertama. Tetapi praktis peluang berbahaya pertama baru mereka cetak di menit 16 lewat tendangan bebas Dani Alves yang bisa dihadang kiper Wojciech Szczesny.

Akibat berusaha menjinakkan sepakan bebas Alves itu, Szczesny mengalami cedera di jarinya. Kiper senior The Gunners, Manuel Almunia, pun dipanggil untuk beraksi menjadi orang terakhir di barisan belakang.

Barcelona nyaris mencetak gol pembuka di menit 36 lewat usaha Adriano Corriea. Namun, bola yang dikirim sebagai crossing oleh Adriano dari sayap kiri melabrak tiang kanan Almunia dan gagal berbuah gol.

Di menit 45, sebuah peluang Messi yang melepaskan tendangan mendatar digagalkan oleh Almunia yang tidak hanya berada di posisi yang pas, tetapi tangkapannya juga lengket.

Tetapi Arsenal akhirnya gagal membendung magis Messi di masa injury time. Mendapat umpan terobosan dari Andres Iniesta, Messi lolos di kotak penalti Arsenal. Sebelum mencetak gol dengan sepakan kaki kirinya, Messi bahkan sempat mencungkil bola melewati terjangan Almunia yang merangsek maju.

Di babak kedua, Barca sempat dibuat panik ketika Arsenal bisa mencetak gol. Pada menit 52, sebuah tendangan sudut Samir Nasri malah ditanduk Busquets ke gawang sendiri. Skor jadi 1-1 dan Arsenal unggul agregat 3-2.

Namun kegembiraan Arsenal lenyap tiga menit kemudian ketika Van Persie diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat tetap menendang bola walau sudah diputuskan off-side.

Van Persie berkilah bahwa ia tidak mendengar bunyi peluit wasit karena riuh rendahnya suara penonton, tetapi wasit Massimo Busacca bergeming kepada putusannya dan Arsenal dipaksa bermain dengan 10 orang sesudahnya.

Unggul jumlah pemain, Barca kian leluasa menguasai permainan. Pada menit 57, sebuah sepakan David Villa masih bisa digagalkan oleh Almunia yang kali ini tampil dingin di bawah mistar.

Pada menit 65, kembali Almunia mencegah gawang Arsenal kebobolan. Kali ini, kiper Spanyol itu menolak bola sodokan Villa, yang menerima umpan matang Messi, dengan kakinya.

Tetapi pertahanan Arsenal runtuh juga di menit 69. Kali ini, umpan terobosan Villa kepada Xavi berhasil dimanfaatkan oleh kapten Barcelona itu jadi gol dengan sebuah tendangan terarah.

Hanya berselang tiga menit, Barcelona mengunci kemenangan jadi 3-1 setelah Messi mencetak gol keduanya dari titik penalti. Penalti diberikan Busacca usai Laurent Koscielny menjatuhkan Pedro Rodriguez di kotak terlarang.

Walau sudah unggul dua gol dan cukup bekal untuk melaju ke 8 Besar, Barca masih terus menyerang. Pada menit 77, Messi melepaskan tendangan kaki kanan yang masih bisa ditepis Almunia.

Pada lima menit terakhir, Arsenal sudah bermain nothing to lose dan berusaha mencari satu gol yang akan meloloskan mereka. Akan tetapi, usaha itu gagal dan Barca tetap unggul 3-1.


Susunan pemain
Barcelona: Valdes, Dani Alves, Busquets, Abidal, Adriano Correia (Maxwell 90), Xavi, Mascherano (Keita 89), Iniesta, Pedro, Villa (Afellay 82), Messi

Arsenal: Szczesny (Almunia 18), Sagna, Djourou, Koscielny, Clichy, Wilshere, Diaby, Rosicky (Arshavin 74), Fabregas (Blender 78), Nasri, van Persie


sumber : detiksport

03 Maret 2011

Piala AFC Arema Indonesia Vs Osaka Cerezo berakhir dengan skor 1-2



Osaka: Osaka Cerezo mengawali debut pertamanya di Liga champion asia AFC dengan mengalahkan Arema Indonesia 2-1 di Stadion Nagai Osaka Jepang pada hari Rabu 2 maret 2011 pada laga pembuka grup G

Arema Indonesia kalah dari tuan rumah Cerezo Osaka 1-2 pada pertandingan Grup G Liga Champions AFC di Stadion Nagai, Osaka, Rabu (2/3).

Cerezo yang memulai debut mereka di kompetisi tersebut harus berterima kasih kepada Rodrio Pimpao, pemain Brasil yang baru mereka pinjam dari tim raksasa Brasil Vasco de Gama, yang berhasil menyarangkan gol-golnya ke gawang Arema Indonesia.

Pemain tengah itu berhasil mencetak gol hanya beberapa saat setelah pertandingan berlangsung 15 menit, tapi kemudian Arema Indonesia membalas melalui gol dari titik penalti oleh Noh Alam Shah hanya beberapa saat setelah babak kedua dimulai.

Cerezo kemudian terus melakukan tekanan-tekanan yang akhirnya berhasil dimanfaatkan oleh Pimpao dengan sebuah sentuhan memanfaatkan tendangan bebas Masaki Chugo yang berhasil bersarang di gawang Arema pada menit ke-76.

Pelatih Osaka yang berkewarganegaraan Brasil Levir Culpi mengakui bahwa Arema yang juara Liga Indonesia itu telah merepotkan timnya.

"Ini adalah pertama kalinya kami berpartisipasi dalam Liga Champion Asia, jadi saya sangat senang dengan hasil yang kami raih," katanya.

"Pertandingan babak pertama sangat sulit bagi kami tetapi akhirnya kami berhasil mengatasi semua itu pada babak kedua," kata Culpi.

"Arema melakukan strategi bertahan dengan 10 pemain dan mencoba menyerang dengan serangan balik, sementara kami kesulitan dalam menembus pertahanan mereka. Saya tidak tahu kenapa kami membuat banyak kesalahan dalam pertandingan ini," ujarnya.

Pimpao menambahkan, "Kami tidak dapat mengembangkan permainan pada babak pertama, jadi kami harus meningkatkan permainan agar tidak membuat kesalahan yang sama pada babak kedua."

"Saya tidak peduli berapa gol yang bisa saya ciptakan, yang paling penting adalah bagaimana Cerezo bisa menang dalam kejuaraan ini," kata Pimpao.

Di pertandingan lain pada Grup G, Shandong Luneng tidak berhasil membuat kemenangan tim China ketiga dalam putaran pembuka Liga Champion Asia kali ini, sebagaimana yang diraih oleh Hangzhou Greentown dan Tianjin Teda yang pada Selasa, karena mereka kalah 0-1 oleh Jeonbuk Motors.

Adalah Park Jae-Won yang menjadi pahlawan bagi tim Korea itu dengan sebuah sundulannya pada menit ke-60 di Stadion Piala Dunia Jeonju yang cukup untuk menaklukkan tim China itu dengan sebuah kekalahan tipis.

Sydney FC juga tertahan dan terpaksa harus mati-matian mempertahankan diri untuk menyelamatkan satu poin dalam sebuah pertandingan mendebarkan yang berakhir dengan skor 0-0 meski harus kehilangan kapten mereka Terry McFlynn karena terkena kartu merah pada babak pertama sewaktu menghadapi tim Korea Suwon Bleuwings.

Pemain Irlandia Utara itu diusir dari lapangan pada saat pertandingan baru berjalan 30 menit karena menginjak tangan penyerang Suwon Lee Sang-Ho.(Ant/RIZ)

Sumbe : metrotv.com

Piala AFC Persipura vs South china bermain imbang 1-1



Dalam mengawali kiprahnya di piala AFC (liga champion asia) Persipura menunjukkan kekuatannya dengan menahan imbang lawanya South China dengan skor 1-1 di Hongkong stadium Rabu 2 Maret 2011.

Persipura sempat unggul lebih dulu lewat gol Boaz Solossa pada menit 38. Umpan satu-dua dengan Imanuel Wanggai diselesaikan Boaz dengan baik. Tendangan mendatar Boaz tidak dapat dihalau kiper Yapp Hung Fai.

South China mendapat kesempatan menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama, namun tendangan Leung Chun Pong masih melambung di atas gawang Tim Mutiara Hitam.

Memasuki babak kedua South China, namun beberapa peluang belum berbuah gol. South China baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 59 melalui sundulan kepala Chan Siu Ki memanfaatkan umpan silang Kezman, skor menjadi imbang 1-1.

Sukses menyamakan kedudukan, China tetap aktif lakukan serangan, namun hingga akhir pertandingan skor tidak berubah.

Susunan pemain:

South China: Yapp Hung Fai, Poon Yiu Cheuk (Wong Chin Hung 572), Joel, Lee Chi Ho (Lee Wai Lim 752), Kwok Kin Pong, Chan Wai Ho, Nicky Butt (Bai He 862), Lau Nim Yat, Leung Chun Pong, Chan Siu Ki, Mateja Kezman

Persipura: Yoo Jae-Hun, Bio Paulin, Victor Igbonefo, Hamka Hamzah, Ortizan Solossa (Stevie Bonsapia 652), Gerald Pangkali, Ian Kabes, Imanuel Wanggai, Zah Rahan, Boaz Solossa, Rahmat Rivai (Lukas Mandowen 702)

Download mp3,lirik lagu

online