Tampilkan postingan dengan label Liga italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga italia. Tampilkan semua postingan

03 April 2011

Liga Italia Derby Della Madoninna AC Milan vs Intermilan 3 april 2011



Kemenangan AC Milan atas Inter Milan melanjutkan tradisi di dalam Derby della Madoninna dalam beberapa musim terakhir, di mana tim yang keluar jadi pemenang menutup laga tanpa kebobolan.

AC Milan mengalahkan Inter 3-0 dalam laga dinihari tadi di lanjutan kompetisi Seri A. Kemenangan ini membawa Rossoneri mantap di capolista dengan koleksi poin 65, unggul lima angka atas Nerazzuri yang ada di urutan kedua.

Apa yang ditorehkan oleh Milan ini melanjutkan tradisi yang terjadi di Derby della Madoninna dalam beberapa musim terakhir, yakni sang pemenang berhasil mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan.

Dalam enam derby terakhir di kompetisi Seri A, lima kali sang pemenang laga berhasil clean sheet.

Tradisi itu dimulai di musim 2008/2009 saat Milan mengalahkan Inter 1-0 lewat gol tunggal Ronaldinho (28/9/2008).

Satu-satunya kemenangan yang "tidak sempurna" terjadi saat Il Biscione mengalahkan Il Diavolo Rosso 2-1 (15/2/2009). Ketika itu Alexandre Pato mencetak gol konsolasi di menit ke-72 untuk memperkecil ketinggalan timnya yang sebelumnya dibobol Adriano dan Dejan Stankovic.


Catatan enam Derby della Madonina terakhir di Seri A

28 Sept 2008: Milan 1-0 Inter (Ronaldinho 36)
15 Feb 2009: Inter 2-1 Milan (Adriano 29, Stankovic 43/ Pato 72)
29 Agst 2009: Milan 0-4 Inter (Motta 29, Milito 36--pen, Maicon 46, Stankovic 70)
24 Jan 2010: Inter 2-0 Milan (Milito 10, Pandev 67)
14 Nov 2010: Inter 0-1 Milan (Ibrahimovic 4--pen)
2 April 2011: Milan 3-0 Inter (Pato 1, 62, Cassano 90)

20 Maret 2011

Seri A : Palermo vs AC Milan 20 maret 2011 skor 0-1

ac milan tumbang di kandang palermo
AC Milan gagal menjauhkan posisinya dari kejaran Inter Milan dan Napoli usai kalah dari Palermo. Namun Massimilliano Allegri tak khawatir dengan hasil karena toh Rossonerri masih duduk di puncak klasemen Seri A.

Bertandang ke Renzo Barbera, Minggu (20/3/2011) dinihari WIB, Milan harus kebobolan lewat gol Dorin Goian di menit ke-11. Setelahnya Milan bisa mendominasi jalannya laga namun tak berhasil menjebol gawang Salvatore Sirigu hingga berakhir laga dan harus pulang dengan kekalahan 0-1.

Dicatat Soccernet, Milan menguasai ball possesion dengan 64 persen berbanding 36 persen. Sementara total shot Milan adalah 13 dengan empat mengarah ke gawang. Sementara Palermo dua lebih sedikit namun enam yang mengarah ke gawang.

Ketiadaan Zlatan Ibrahimovic yang terkena skorsing disinyalir penyebab mandulnya Milan di laga itu. Namun Allegri menangkis anggapan itu dengan memuji trio Antonio Cassano-Alexandre Pato-Clarence Seedorf yang sudah bermain baik namun hanya kurang beruntung. Ia pun juga menilai Il Diavollo Rosso kurang mengigit di awal laga.,

"Tertinggal di awal tidaklah bagus dan kami tidak bermain bagus di babak perama, khususnya di sepertiga akhir babak. Kami lebih baik usai rehat dan walaupun kami memegang penguasaan bola namun kami tidak bisa membuat banyak tembakan ke gawang," analisa Allegri seperti dilansir Football Italia.

"Tidak usah dipersoalkan seberapa pentingnya Ibra bagi kami namun malam ini semustinya kami bisa lebih baik. Kami harus menganalisa apa yang tidak berjalan tadi," sambungnya.

Kekalahan ini membuat perolehan Milan mentok di 62 dan hanya selisih lima dari Inter serta enam dari Napoli, yang mana keduanya baru berlaga malam nanti. Lawannya pun relatif tak sulit yaitu Nerazzurri kontra Lecce di Giuseppe Meazza dan Napoli menjamu Cagliari.

Kemenangan bagi Inter khususnya akan jadi modal bagus serta tekanan bagi Milan saat bertemu dalam derby dua pekan mendatang.

"Walaupun lebih baik dihindari namun kekalahan bisa terjadi. Untungnya ada jeda laga internasional dan kami bisa mengeluarkan ide-ide kami lagi. Dalam hal apapun, yang pasti kami masih di puncak klasemen. Lalu kami tinggal melihat Inter dan Napoli esok," lugas Allegri.

sumber : detiksport

13 Maret 2011

Liga Italia : Inter Milan Vs Brescia skor 1-1



 Inter Milan gagal memangkas jarakanya dengan AC Milan di pucuk klasemen usai diimbangi Brescia. Laga ini turut diwarnai kartu merah yang diterima satu pemain dari masing-masing tim.

Pertandingan antara Inter kontra Brescia dilangsungkan di Mario Rigamonti, Sabtu (12/3/2011) dinihari WIB. Kedua kubu harus puas membawa pulang satu angka usai bermain imbang 1-1.

Memainkan permainan yang terbuka, Inter lebih dahulu unggul lewat Samuel Eto'o di babak pertama. Akan tetapi Brescia berhasil menyamakan kedudukan lewat Andrea Caracciolo di enam menit menjelang waktu normal usai.

Inter harus bermain dengan 10 orang di menit 89 usai Ivan Cordoba diusir karena menjatuhkan Citadin Eder di kotak terlarang. Hal ini memberi kesempatan buat tim tuan rumah untuk memenangkan laga karena wasit langsung menunjuk titik putih.

Sayang sekali Caracciolo yang tampil menjadi algojo gagal melakukan tugasnya karena bola bisa ditepis Julio Cesar.

Menjelang laga usai giliran Brescia yang kehilangan Caracciolo setelah menerima kartu kuning keduanya. 

Dengan hanya memetik satu angka, Inter tetap di urutan dua dengan nilai 57, terpaut empat angka dari Milan. Sedangkan Brescia masih di urutan 19 dengan nilai 26.

Jalannya Pertandingan

Brescia mengambil inisiatif serangan lewat Alessandro Caracciolo di menit delapan dengan sundulan. Akan tetapi bola masih mudah diamakan oleh Julio Cesar.

Semenit kemudian tim tamu melakukan serangan balik. Wesley Sneijder menebar ancaman dengan tendangan keras dari jarak jauh yang masih melayang di atas mistar Brescia.

Gol! Inter memimpin 1-0 di menit 18. Sepak pojok Sneijder ditanduk untuk Ranocchia, bola jauh di kaki Eto'o yang dengan tendangan voli merobek gawang yang dijaga Michele Arcari.

Brescia kemudian mendapat dua peluang lain lewat kerja sama Panagiotis Kone dengan Caracciolo di menit 33. Peluang yang bagu buat tim tuan rumah.

Goran Pandev melakukan pergerakan lari yang bagus yang menusuk hingga kotak penalti Brescia. Namun Jonathan Zebina berhasil meredam Pandev dengan tekelnya.

Caracciolo kembali mengancam pertahanan Inter. Ia berlari dan berhasil melewati penjagaan Ranocchia dan membuat sepakan mendatar namun bisa digagalkan Cesar.

Sneijder! Gelandang Belanda ini membuat tendangan keras dari jarak jauh di menit 56. Arcari masih sanggup mementahkan tendangannya.

Perlawanan Bresca diperlihatkan oleh aksi Kone yang melepas sepakan jarak jauh dua menit setelahnya. Bola masih melambung.

Maicon menggiring kerja sama dengan Pandev. Namun striker Makedonia maju hingga kotak penalti namun terpeleset dan Arcari berhasil menangkap bola.

Penampilan Arcari patut diacungi jempol. Ia menggagalkan dua peluang berbahaya dari Sneijder dan Pandev.

Gol! Brescia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 84. Diawali sepak pojok Diamanti, Cordoba menghalau bola dengan tandukan namun bola jatuh ke arah Caracciolo yang lantas merobek gawang Inter lewat tandukannya.

Kartu merah buat Cordoba. Ia menjatuhkan Citadin Eder di kotak terlarang yang membuahkan hadiah penalti buat Brescia.

Cesar! Inter terhindar dari kekalahan setelah Cesar berhasil menepis tendangan penalti yang dieksekusi Caracciolo. 

Brescia lantas menekan melalui Diamanti. Sepakan jarak jauhnnya masih bisa ditepis oleh Cesar.

Kini gantian Caracciolo yang diusir usai menerima kartu kuning keduanya menjelang laga usai. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.


Susunan Pemain:
BRESCIA: Michele Arcari, Francesco Bega, Davide Zoboli, Jonathan Zebina, Perparim Hetemaj, Panagiotis Kone, Adam Vaas, Gaetano Berardi (Fabio Daprela 25), Marco Zambelli (Citadin Eder 61'), Andrea Caracciolo, Alessandro Diamanti

INTER: Julio Cesar, Andrea Ranocchia, Lucio (Ivan Cordoba 65'), Yuto Nagatomo (Marco Materazzi 78'), Maicon, Dejan Stankovic, Javier Zanetti, Samuel Eto'o, Goran Pandev, Giampaolo Pazzini (Housseine Kharja 70'), Wesley Sneijder


Sumber : detiksport

Milan vs Bari skor imbang 1-1




Milan - AC Milan terhindar dari kekalahan saat menghadapi Bari. Terima kasih kepada Antonio Cassano yang menyumbangkan gol buat Rossoneri sehingga pertandingan berakhir 1-1.

Bertanding di hadapan para pendukungnya yang memadati Stadion San Siro, Minggu (13/3/2011), Milan tertinggal lebih dulu lewat gol striker Bari, Gergely Rudolf.

Milan terhindar dari kekalahan saat Cassano yang turun sebagai pengganti mencetak gol penyama di akhir babak kedua. Kedua tim pun dipaksa puas dengan mengantungi satu angka.

Akibat hasil itu, Milan gagal menjauhkan jaraknya dari Inter Milan yang dua hari lalu ditahan Brescia. Saat ini, Milan masih berada di puncak dengan 62 poin dan Inter menguntit satu posisi di bawahnya dengan 57 angka.

Jalannya pertandingan
Milan yang berusaha mencari penghiburan usai tersingkir di Liga Champions tampil menyerang sejak awal. Pada menit ketujuh, tandukan Robinho menyambut umpan Ignazio Abate masih melebar.

Peluang emas berikutnya diciptakan Milan di menit 26. Ibrahimovic melancarkan tendangan deras ke gawang Bari, tetapi bola ditepis kiper Jean Francois Gillet dengan tangkas.

Di saat asyik menyerang, Milan justru kebobolan di menit 39. Sergio Almiron tidak mengeksekusi sebuah tendangan bebas dengan sepakan langsung, tetapi mengirim umpan terobosan kepada Rudolf.

Rudolf yang lepas dari penjagaan pemain Milan melepas tendangan menyusur tanah ke tiang jauh kiper Milan, Christian Abbiati. Skor pun berubah jadi 0-1 buat Bari.

Milan mencoba mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Pada menit 50, Robinho melepaskan tembakan mendatar ke gawang Bari, tetapi Gillet lagi-lagi bisa menjinakannya.

Menit 59, Milan sebenarnya bisa menyarangkan bola ke jala Bari lewat upaya Ibrahimovic. Namun gol itu dianulir karena Ibra melakukan handball. Kartu kuning untuk penyerang Swedia itu.

Milan bahkan harus kehilangan Ibrahimovic sejak menit 72. Kartu merah diacungkan wasit kepada Ibra setelah penyerang Milan itu memukul perut Marco Rossi dalam sebuah insiden.

Keputusan pelatih Milan Massimo Allegri menurunkan Antonio Cassano sejak menit 56 berbuah manis ketika pada menit 82 striker 28 tahun itu menjebol gawang Bari, klub yang mencuatkan namanya.

Cassano yang berada di dalam kotak penalti diberi umpan silang oleh Luca Antonini dari kiri. Dalam posisi tak terjaga, Cassano menyambut bola dengan sepakan terarah dan gol. Skor pun jadi 1-1.

Setelah mencetak gol itu, Cassano terlihat tidak mau merayakannya. Hal yang wajar mengingat Bari adalah tim yang mendidiknya sekaligus tim kampung halamannya.

Hingga waktu tersisa habis, tidak ada gol tambahan tercipta dari kedua tim. Skor akhir pun jadi 1-1.

Susunan pemain
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Seedorf 82), Van Bommel, Merkel (Emmanuelson 46); Robinho (Cassano 56); Pato, Ibrahimovic

Bari: Gillet; A Masiello (Rinaldi 46), Glik, Belmonte, Rossi; Codrea, Almiron, Bentivoglio; Alvarez (Huseklepp 61), Rudolf (Kopunek 68), Ghezzal


sumber : detiksport

Download mp3,lirik lagu

online